RSS

Aplikasi Testing Jaringan dan Aplikasi Analisa Jaringan

1.      Aplikasi Analisa Paket Data Jaringan

·  NetIQ Chariot adalah standar di laboratorium pengujian jaringan yang paling independen dan juga digunakan oleh lebih dari 1.000 bisnis dan oleh produsen peralatan jaringan terkemuka. Tes Chariot dan troubleshoots setiap segmen jaringan Anda dan menyediakan laporan komprehensif hasil dengan meniru lalu lintas transaksi dari aplikasi nyata. Dapat digunakan untuk memprediksi seberapa baik infrastruktur jaringan Anda akan menangani aplikasi populer sebelum penempatan, dan untuk mengisolasi dan mengevaluasi kinerja perangkat jaringan baru. Chariot sangat terukur dan dapat digunakan untuk mengatur dan kontrol tes-meniru hingga 10.000 koneksi dan ratusan ribu pengguna akhir-semua dari konsol tengah.

Ø  Sifat dari software ini adalah free.

·      MySpeed PC Lite 3.0e Build 1523 adalah  tes kecepatan download software yang secara akurat mengukur bandwidth koneksi internet Anda. Selain itu, MySpeed PC akan memberikan laporan yang mudah untuk memahami semua download dan kecepatan upload, serta kualitas koneksi. Berikut adalah fitur dari MySpeed PC Lite 3.0e Build 1532 :
Ø  Menginstal dan menjalankan computer pribadi anda : Jalankan MySpeed PC dari PC Anda dan lalu uji koneksi Internet Anda untuk mempercepat test server di Amerika Serikat dan Inggris.
Ø  Tes kecepatan pengukuran upload dan download : Koneksi untuk upload biasanya berbeda dengan kecepatan download, tapi sebagian besar tes hanya mengukur bandwidth kecepatan download, memberikan hanya setengah gambar. MySpeed PC akurat baik memberikan laporan kecepatan upload dan download.
Ø  Laporan bandwidth konsistensi (QoS), Max JEda dan Round Trip Time (RTT) : Konsistensi kapasitas download adalah ukuran penting untuk aplikasi yang membutuhkan bandwidth secara intensif seperti VoIP dan multimedia. MySpeed PC pengukuran laporan Kualitas Layanan pengiriman bandwidth konsisten. Max Jeda, jeda terpanjang yang tercatat selama data download, dan Round Trip Time juga dilaporkan.
Ø  Speed Test Detail Log : Melihat hasil data mentah untuk tes kecepatan dengan selangkah demi selangkah melihat setiap transfer data paket, waktu elasped dan jumlah byte yang ditransfer.
Ø  Sangat akurat : MySpeed PC telah direkayasa dan diuji hati-hati untuk secara akurat mengukur kecepatan sambungan. Lihat artikel Tester Speed Broadband Tingkatan yang dicapai.
Ø  Integrasi dengan koneksi VisualRoute untuk analisis rinci : Dapatkan analisis mendalam tentang koneksi Internet Anda dengan klik pada ikon VisualRoute jejak atau link. Lihat jalan sebenarnya koneksi Anda di Internet, menentukan penyebab kinerja koneksi lambat.
Ø  Requirements :
ü  128Mb memory
ü  40Mb disk space
ü  1Ghz processor
ü  Java
Ø  Link http://dunovteck.wordpress.com/2010/05/15/menganalisa-kecepatan-broadband/

2.      Aplikasi Testing Jaringan

·         LAN Speed Test (Lite) adalah utilitas gratis yang dirancang dari bawah ke atas untuk menjadi alat sederhana namun kuat untuk mengukur transfer file, hard drive, USB Drive, dan Local Area Network (LAN) kecepatan (kabel & nirkabel). Hal ini dilakukan dengan membangun sebuah file dalam memori, kemudian transfer kedua-duanya (tanpa efek windows file caching) sambil melacak waktu, dan kemudian melakukan perhitungan untuk Anda. Konsep sederhana dan mudah digunakan.
Ø  Fitur :
ü  Benar-benar portabel - Tidak ada instalasi yang diperlukan
ü  Kompatibel Dengan semua versi Windows 2000 & up (2000, XP, Vista, Win7, Server2003 & Server 2008)
ü  Baru! Sekarang tersedia untuk pengguna Mac dan Linux segera pengguna
ü  Sangat kecil (120KB Windows, Mac 370KB) dan dapat dijalankan dari hard drive, USB Flash drive, dll
ü  Sangat cepat! Kebanyakan tes kurang dari 1 menit
ü  Konsep sederhana dan mudah digunakan
ü  Versi ini adalah gratis. Tidak ada layar nag, keterbatasan waktu, dll
ü  Baru! Kemampuan untuk memilih Network Interface Card untuk komputer dengan beberapa NIC
ü  Baru! jendela log
ü  Baru! Batal tes kapan saja selama proses hanya dengan menekan <ESC>
ü  Terbatas ukuran paket tes saat mengambil maksimal hanya 10 MB RAM pada sistem Anda
ü  Uji paket ukuran hingga 9 GB saat mengambil maksimal hanya 10 MB RAM pada sistem Anda
ü  Dapat digunakan dengan LST Server untuk lebih akurat 'Benar' kecepatan jaringan tanpa batasan hard drive - Bahkan menguji WAN (Internet) kecepatan LST Server
ü  Free.



·     Microsoft Network Monitor 3.4 pada dasarnya merupakan sebuah Protocol Analyzer. Jadi tool ini bisa digunakan untuk meng-capture, melihat, dan  menguraikan paket data yang dikirim sebuah computer berdasarkan  protokol-protokol  network yang digunakan sehingga bisa digunakan untuk menganalisa traffic dari sebuah  jaringan  komputer. Tool ini memiliki fitur khusus yang mungkin tidak dimiliki tool  monitoring  jaringan yang lain, yaitu :
Ø  Process tracking
Ø  Pengelompokan berdasarkan percakapan jaringan
Ø  Dukungan untuk lebih dari 300 protokol proprietary public dan microsoft
Ø  Sesi pengambilan simultan
Ø  Modus monitor nirkabel dengan NIC nirkabel yang didukung
Ø  Real-time menangkap dan menampilkan frame
Ø  Reassembly data terfragmentasi
Ø  Mengawasi lalu lintas modus promiscuous
Ø  Dapat membaca file libpcap capture
Ø  API untuk mengakses menangkap dan parsing engine
Requirement :
Ø  1 Ghz atau CPU yang lebih besar
Ø  1 GB atau memori yang lebih besar
Ø  Hard disk 60 MB ditambah lagi untuk file capture



·         Spiceworks merupakan sebuah aplikasi atau software untuk memanage dekstop dan pengelolaan serta pengawasan jaringan, dimana spiceworks sendiri bisa didownload secara gratis di sini.Spiceworks ini sangat cocok untuk digunakan pada jaringan komputer di rumah anda sendiri maupun di bisnis kecil karena tidak memerlukan admin yang banyak. Cara instalasi Spiceworks pun sangatlah mudah, yang pertama kita harus mendownload dulu dari situs resminya. Kemudian setelah download selesai baru kita mulai install di komputer atau di laptop. Fitur yang disediakan oleh Spiceworks yaitu ada 7 fitur menu utama yaitu My Spiceworks,  Inventory, Help Desk, Reports, Community,  Store dan Settings. Fungsi Spiceworks akan menampilkan berbagai informasi mengenai network device kita dengan lengkap dan dilengkapi dengan IT managemen tool sehingga kita bisa menemukan solusi dan troubleshooting jika terjadi masalah di jaringan kita, Spicework akan memanage jaringan kita mulai dari memberikan informasi disk space, antivirus yang digunakan hingga memberikan notifikasi dan pemberitahuan saat terjadi error atau masalah pada jaringan serta kita dapat mengetahui software apa saja yang terhubung pada jaringan.



Ø  Disini pastinya sebuah software atau alat memiliki kelebihan dan kekurangan,  ada beberapa kelebihan pada Spiceworks yaitu sebagai berikut  :
ü  Mudah sekali dalam instalasi dan tidak membutuhkan waktu lama pada saat proses instalasi
ü  Kita tidak perlu menginstall aplikasi atau peralatan tambahan pada komputer lain
ü  Fitur yang dimiliki Spiceworks lengkap dan jika membutuhkan bantuan terdapat help desk yang akan mudah dipahami
ü  Software Spiceworks gratis dan dapat langsung kita download dari situs resminya 
Sedangkan untuk kekurangan Spiceworks yaitu,  untuk seorang pemula software ini agak sulit untuk digunakan karena banyak fitur dan menu utamanya,  kemudian untuk banyaknya informasi per device yang terhubung memiliki banyak data per mesin tetapi untuk hal-hal seperti server perlu menggunakan alat lain yang mendukung.
Kelemahan Spiceworks dibanding tools yang lain yaitu software ini mudah digunakan apabila jaringan yang kita monitor tidak besar seperti di rumah atau di coffeshop namun apabila jaringan besar seperti di perusahaan besar atau di kantor maka dibutuhkan software yang lebih memadai karena fitur pada Spiceworks untuk monitoring jaringan besar masih kurang.
Ø  Link http://iyaksatria.blogspot.com/2013/03/spiceworks-untuk-monitoring-jaringan.html



Traffic Engineering Pada Jaringan

Hallo sobat. yuk share lagi tentang ilmu jaringan . dan ini lah yang sudah saya ringkas mengenai Traffic Engineering :)

TRAFFIC ENGINEERING
Menurut Ravi Gamesh V, et al(2006, p l), Traffic Engineering adalah sebuah proses dikontrolnya aliran trafik yang melewati jaringan agar kinerja penggunaan resource dan jaringan menjadi optimal. Terdapat di dalamnya berupa pemindahan traffic sehingga traffic dari link yang memiliki congestion dipindahkan ke link yang sedang tidak digunakan. Traffic Engineering dapat diimplentasikan dengan cara semudah tweaking IP metrics dalam interface atau sesuatu yang serumit menjalankan sebuah ATM PVC ful-mesh dan mengoptimalisasi jalur PVC berdasarkan permintaan traffic yang melewatinya.
            Menurut Osbone, et al(p27), IP traffic engineering berfungsi mengontrol jalur IP pada jaringan. Namun tidak dapat mengontrol jalur dari mana trafik itu datang tetapi hanya bias mengontrol ke mana tujuan trafik itu. Banyak pendapat tentang Traffic Engineering.
            Adapun pendapat menurut Wastuwibowo(2003, p9), Rekayasa trafik(traffic engineering, TE) adalah proses pemilihan saluran data trafik untuk menyeimbangkan beban trafik pada berbagai jalur dan titik dalam network. Tujuan akhirnya adalah memungkinkan operasional network yang handal dan efisien, sekaligus mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan permomansi trafik.
            Traffic Engineering sering juga disebut dengan MPLS-TE (Multiprotocol Label Switching-Traffic Engineering). Ada beberapa masalah yang berkaitan dengan MPLS-TE yaitu :

·        Pemetaan paket ke dalam FEC
·         Pemetaan paket ke dalam trunk trafik
·         Pemetaan trunk trafik ke topologi network fisik melalui LSP


MPLS –TE mempunyai beberapa komponen yang terdiri dari :

·         Manajemen Path
·         Penempatan Trafik
·         Penyebaran keadaan netwok
·         Manajemen network
·         Protocol persinyalan


1.      MANAJEMEN PATH

Manajemen path meliputi proses-proses pemilihan route eksplisit berdasar kriteria tertentu, serta pembentukan dan pemeliharaan tunnel LSP dengan aturan-aturan tertentu. Proses pemilihan route dapat dilakukan secara administratif, atau secara otomatis dengan proses routing yang bersifat constraint-based. Proses constraint-based dilakukan dengan kalkulasi berbagai alternatif routing untuk memenuhi spesifikasi yang ditetapkan dalam kebijakan administratif. Tujuannya adalah untuk mengurangi pekerjaan manual dalam TE.

Setelah pemilihan, dilakukan penempatan path dengan menggunakan protokol persinyalan, yang juga merupakan protokol distribusi label. Ada dua protokol jenis ini yang sering dianjurkan untuk dipakai, yaitu RSVP-TE dan CR-LDP. Manajemen path juga mengelola pemeliharaan path, yaitu menjaga path selama masa transmisi, dan mematikannya setelah transmisi selesai.

Terdapat sekelompok atribut yang melekat pada LSP dan digunakan dalam operasi manajemen path. Atribut-atribut itu antara lain:
·         Atribut parameter trafik, adalah karakteristrik trafik yang akan ditransferkan, termasuk nilai puncak, nilai rerata, ukuran burst yang dapat terjadi, dll. Ini diperlukan untuk menghitung resource yang diperlukan dalam trunk trafik.
·         Atribut pemilihan dan pemeliharaan path generik, adalah aturan yang dipakai untuk memilih route yang diambil oleh trunk trafik, dan aturan untuk menjaganya tetap hidup.
·         Atribut prioritas, menunjukkan prioritas pentingnya trunk trafik, yang dipakai baik dalam pemilihan path, maupun untuk menghadapi keadaan kegagalan network.
·         Atribut pre-emption, untuk menjamin bahwa trunk trafik berprioritas tinggi dapat disalurkan melalui path yang lebih baik dalam lingkungan DiffServ. Atribut ini juga dipakai dalam kegiatan restorasi network setelah kegagalan.
·         Atribut perbaikan, menentukan perilaku trunk trafik dalam kedaan kegagalan. Ini meliputi deteksi kegagalan, pemberitahuan kegagalan, dan perbaikan.
·         Atribut policy, menentukan tindakan yang diambil untuk trafik yang melanggar, misalnya trafik yang lebih besar dari batas yang diberikan. Trafik seperti ini dapat dibatasi, ditandai, atau diteruskan begitu saja.
·         Atribut-atribut ini memiliki banyak kesamaan dengan network yang sudah ada sebelumnya. Maka diharapkan tidak terlalu sulit untuk memetakan atribut trafik trunk ini ke dalam arsitektur switching dan routing network yang sudah ada.

2.      PENEMPATAN TRAFIK
Setelah LSP dibentuk, trafik harus dikirimkan melalui LSP. Manajemen trafik berfungsi mengalokasikan trafik ke dalam LSP yang telah dibentuk. Ini meliputi fungsi pemisahan, yang membagi trafik atas kelas-kelas tertentu, dan fungsi pengiriman yang memetakan trafik itu ke dalam LSP.


3.      PENYEBARAN KEADAAN NETWORK
Penyebaran ini berfungsi membagi informasi topologi network ke seluruh LSR didalam network. Ini dilakukan dengan protocol gateway seperti IGP yang telah diperluas. Perluasan informasi meliputi bandwidth link maksimal, alokasi trafik maksimal, pengukuran TE default, bandwidth yang dicadangkan untuk setiap eklas priotritas, dan atribut-atribut kelas resource.

4.      MANAJEMEN NETWORK
Performansi MPLS-TE tergantung pada kemudahan mengukur dan mengendalikan network. Manajemen network meliputi konfigurasi network, pengukuran network, dan penanganan kegagalan network.
Pengukuran terhadap LSP dapat dilakukan seperti pada paket data lainnya. Traffic flow dapat diukur dengan melakukan monitoring dan menampilkan statistika hasilnya. Path loss dapat diukur dengan melakukan monitoring pada ujung-ujung LSP, dan mencatat trafik yang hilang. Path delay dapat diukur dengan mengirimkan paket probe menyeberangi LSP, dan mengukur waktunya. Notifikasi dan alarm dapat dibangkitkan jika parameter-parameter yang ditentukan itu telah melebihi ambang batas.

5.      PROTOKOL PERSINYALAN
Administrator, atau secara otomatis oleh suatu protokol persinyalan. Dua protokol persinyalan yang umum digunakan untuk MPLS-TE adalah CR-LDP dan RSVP-TE. RSVP-TE memperluas protokol RSVP yang sebelumnya telah digunakan untuk IP, untuk mendukung distribusi label dan routing eksplisit. Sementara itu CR-LDP memperluas LDP yang sengaja dibuat untuk distribusi label, agar dapat mendukung persinyalan berdasar QoS dan routing eksplisit.
Ada banyak kesamaan antara CR-LDP dan RSVP-TE dalam kalkulasi routing yang bersifat constraint-based. Keduanya menggunakan informasi QoS yang sama untuk menyusun routing eksplisit yang sama dengan alokasi resource yang sama. Perbedaan utamanya adalah dalam meletakkan layer tempat protokol persinyalan bekerja. CR-LDP adalah protokol yang bekerja di atas TCP atau UDP, sedangkan RSVP-TE bekerja langsung di atas IP. Perbandingan kedua protokol ini dipaparkan dalam tebal berikut [Wang 2001]





DAFTAR PUSTAKA